Pekanbaru, Selasa 30 Juli 2019. Bertempat di Ruang Serba guna STIKes Payung Negeri Pekanbaru telah digelar kegiatan pelatihan Public Speaking bagi Dosen dan Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prodi IKM) dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Acara yang di taja oleh Hima Prodi IKM ini merupakan salah satu kegiatan sebagai salah satu wujud kegiatan tri dharma Perguruan Tinggi. Dalam sambutan Ketua Prodi IKM ibu Dwi Sapta A M.Kes disampaikan bahwa tujuan pelatihan adalah agar peserta mampu melakukan presentasi di depan umum secara percaya diri dan nyaman, penuh pengaruh serta bersifat alami, mampu menemukan strategi yang canggih untuk mengatasi pertanyaan, serta masukan dari orang-orang yang kritis.


Dwi mengatakan “Dengan public speaking kita dapat menyampaikan ide dan gagasan ke pada orang banyak dengan lebih efektif dan membantu kita agar lebih mudah dalam mengaktualisasikan diri, menunjukan potensi kita kepada orang yang ada di hadapan kita. Untuk lebih mudahnya bisa dikatakan kalau dengan publik speaking kita bisa lebih mudah promosi diri. Dengan lebih mengenal Anda maka kesempatan untuk merubah hidup kita lebih besar”.


Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua I bidang akademik dan kemahasiswaan STIKes Payung Negeri Bapak Ns. Candra Syaputra, M.Kep dan juga dihadiri oleh Ketua Program Studi dan Ketua Lembaga di lingkungan STIKes Payung Negeri. Candra mengatakan “pelatihan ini sangat dibutuhkan bagi mahasiswa IKM dan diharapkan Prodi IKM dapat melaksanakan kegiatan lainnya yang dapat menunjang kompetensi lulusan IKM”.
Adapun narasumber dalam pelatihan ini diisi oleh bapak Yayan M Ikhsan, SE.AK,M. Sps yang merupakan salah seorang trainer handal yang telah lama berkecimpung di dunia Public Speaking. Selama kegiatan berlangsung peserta tampak antusias, hal ini dapat dilihat dari respon positif peserta yang aktif di setiap sesi pelatihan yang disampaikan oleh pak Yayan. Kedepannya kegiatan serupa akan diselengarakan kembali oleh Prodi IKM mengingat tuntutan di tengah masyarakat dan dan di dunia kerja kepada seorang tenaga Kesehatan Masyarakat semakin meningkat yaitu bukan hanya kemampuan akademik yang dibutuhkan namun juga kemampuan softskill untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat.

Share: